Stop Membandingkan 4 Hal Ini, Agar Kamu Bisa Lebih Bersyukur!

Stop Membandingkan 4 Hal Ini, Agar Kamu Bisa Lebih Bersyukur!

Bersyukur, ialah salah satu teknik terampuh guna meringankan beban hidup. Dengan bersyukur, anda akan lebih dapat menghargai seluruh yang sudah anda dapatkan. Maka tak heran andai ada pemeo yang menuliskan bahwa mereka yang sangat bahagia ialah mereka yang paling dapat mensyukuri seluruh yang telah dimilikinya.

Sayang, dalam kehidupan keseharian bersyukur tak semudah kedengarannya. Pencapaian dan sekian banyak hal yang diperoleh oleh orang beda kadang menciptakan mata anda silau. Rasa iri juga tak dapat dihindari. Akhirnya, anda jadi sering mencocokkan pencapaian orang beda dengan urusan yang sudah kita dapat.

Tapi tahukah kamu, kelaziman membandingkan diri justru dapat membuatmu jadi orang yang sangat tidak bersyukur sedunia? Di tulisan ini Hipwee bakal memberikan sejumlah hal yang mesti berhenti anda bandingkan, supaya tak jadi insan yang tidak dapat mensyukuri pencapaiannya.

1. Mau Membandingkan Penampilan? Ingat! Ia Adalah Gabungan Dari Pemberian Tuhan dan Proses Panjang Sebuah Pilihan

Merasa diri tidak cukup cantik, tidak cukup tampan, atau tidak cukup modis tersebut wajar. Merasa tidak cukup percaya diri saat berdampingan dengan sahabat yang pandai memulas muka dan memilih pakaian modis pun normal. Tapi sebelum anda merasa mesti mencocokkan diri dengan mereka, jajaki pikirkan urusan ini di benakmu.

Bukankah format muka dan format tubuh yang kalian dapatkan ialah 2 jenis pemberian Tuhan yang setiap punya tujuan? Temanmu yang berkulit terang dapat saja diberi warna kulit semacam tersebut karena dia memang tidak suka naik gunung. Berbeda denganmu yang berkulit cokelat. Warna kulit yang eksotis lebih membuatmu tahan menghadapi suhu fanatik cuaca. Kalau kulitmu putih, dapat jadi anda harus merana sebab sengatan sinar matahari membuatmu iritasi.

Penampilan yang diperlihatkan juga format dari proses panjang pilihan individu seseorang. Gadis yang di matamu terlihat girly dapat jadi memang hidup di lingkungan family dan perkawanan yang menuntutnya guna tampil “sangat wanita.” Dia yang nampak maskulin siapa tahu memang mesti menyesuaikan diri dengan lingkungan kampusnya yang beberapa besar pria.

Membandingkan penampilan sama saja dengan mencocokkan jalan hidup yang dipilihkan Tuhan untukmu. Apakah anda layak untuk mengerjakan itu?

2. Kesuksesan Finansial Memang Membuat Iri. Pertanyaannya: “Yakinkah Kamu Sudah Cukup Mawas Diri Jika Diberi?”

Jali: “Gila, si Fadil kini kerja di advertising agency terkenal. Gajinya 15 juta per bulan”

Tia: “Wuidih, lumayan pun ya. Cuma lain 2 juta tersebut sama gaji gue. Padahal Fadil di agency lokal ya?”

Kamu: (dalam hati) Gajinya Fadil 15 juta, Tia 13 juta. Lah gue…2 juta aja gak sampe

Mayoritas orang memang sering memandang kesuksesan keuangan sebagai tolak ukur keberhasilan. Merasa kesuksesan tidak jarang kali setara dengan gaji yang tinggi. Tempatbet55 Gaji besar yang dapat memfasilitasi suatu kehidupan mapan memang menggiurkan. Tapi yakinkah anda sudah lumayan siap guna mengelola dana yang tidak sedikit?

Sebelum menyalahkan suasana yang terasa tidak adil untukmu, lebih baik tengok dulu sekian banyak perilaku yang sudah anda lakukan sekitar ini. Masih tidak cukup cerdik memanfaatkan kartu kredit dan duit tunai? Atau malah tidak pernah dapat menabung? Kalau jawabanmu “Iya”, jajaki deh lihat apa yang dapat kamu dapatkan andai memilih menyimpan uang dan mulai mengupayakan investasi di tulisan “Mau Investasi? Ini 5 Kelebihan Deposito” yang pernah CekAja lansir ini.

Jika hingga hari ini menghamburkan uang guna hal-hal yang tidak butuh masih jadi kebiasaanmu, dapat jadi sebab inilah “bonus finansial” tersebut belum pun datang padamu.

3. Saat Kamu Merasa Punya Banyak Uang Itu Menyenangkan, Yakin Uang Bisa Jadi Satu-Satunya Sumber Kebahagiaan?

Di samping menghubungkan duit dengan kesuksesan, tidak sedikit orang pun menghubungkan pencapaian pelajaran dengan kebahagiaan. Merasa dengan memiliki tidak sedikit uang, maka kebahagiaan bakal otomatis terdapat di tangan. Sebenarnya anda kerap lupa, terdapat hal-hal beda yang dapat membuat anda bahagia. Uang, melulu salah satunya.

Punya teman-teman menyenangkan, family yang hangat, dapat bergabung dengan komunitas yang cocok hobi, sampai masih diberi motivasi dan kesehatan sampai hari ini ialah hal-hal kecil yang tidak jarang lupa disyukuri. Berbagai urusan itu bahkan duit tak dapat beli, namun masih jarang anda hargai.

4. Merasa Institusi Pendidikanmu Kurang Keren? Tenang, Sekolah Di Manapun Tak Akan Serta Merta Membuatmu Beken!

Stigma institusi edukasi negeri vs swasta masih tidak jarang terdengar di masyarakat kita. Tidak tidak banyak yang merasa minder sebab tidak dapat diterima di universitas negeri atau sekolah kepunyaan pemerintah. Rasanya hidup berlalu deh bila gagal ikut SBMPTN atau nilai UN tidak memadai untuk masuk ke institusi edukasi negeri.

Daripada mencocokkan pencapaian akademismu dengan teman-teman lain, lebih baik kamu konsentrasi memberikan usaha terbaikmu untuk dapat excellent di tempatmu menimba ilmu. Kesuksesan masa mendatang tidak ditentukan dari di mana anda sekolah, namun lebih pada bagaimana konsistennya dirimu untuk menyerahkan usaha tanpa kenal lelah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *